header-int

SIDANG SENAT TERBUKA

Kamis, 15 Okt 2020, 16:13:18 WIB - 22 View
Share
SIDANG SENAT TERBUKA

STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong telah menyelenggarakan kegiatan yang ditunggu-tunggu pasca kegiatan akademik yang telah dituntaskan oleh mahasiswa. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Zoom dan Live Streaming Youtube serta dihadiri secara terbatas oleh perwakilan wisudawan berprestasi dan wisudawan yang dilantik dan disumpah.

Kegiatan wisuda dan pelantikan kali ini di hadiri oleh Undangan dari Organisasi Profesi Ketua Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Jawa Timur yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Dr. Sujatmiko, M.Kes, Ketua PPNI Kabupaten Probolinggo Bapak H. Mujoko.,S.Kep Ns., M.Kes, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang diwakili oleh Ibu Dra. Triswati Sasmito., SST.,M.Kes; Ketua IBI Kabupaten Probolinggo dalam hal ini di wakili oleh Ibu Hj. Mariah., S.ST dan Ketua IBI Kota Probolinggo yang diwakili oleh Ibu Sulasiyah.,Amd.Keb serta Ashabul Bait Nun Hassan Ahsan Malik (Gus Alex).

Sebanyak 502 wisudawan telah di wisuda dan di lantik oleh Ketua Yayasan Hafshawaty n Zainul Hasan Genggong KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah., SH., MM yang juga pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong pada hari ini Rabu, 14 Oktober 2020 (26 Safar, 1442 H) mulai jam 08.00-13.15 Wib. Adapun rincian wisudawan yaitu berasal dari Program Studi Profesi Bidan sebanyak 126 mahasiswa, Program Studi D-IV Kebidanan sebanyak 141 mahasiswa, Program Studi D-III Kebidanan sebanyak 20 mahasiswa, Program Studi Profesi Ners sebanyak 113 mahasiswa, Program Studi Sarjana Keperawatan sebanyak 55 mahasiswa dan Program Studi D-III Keperawatan sebanyak 47 mahasiswa.

Meskipun kegiatan wisuda dan pelantikan kali ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom di rumah masing-masing wisudawan secara LIVE dan beberapa perwakilan mahasiswa saja yang hadir di Aula STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong; wisudawan tetap bisa berinteraksi dengan Senat STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong yang dihadiri oleh Ketua Yayasan, Ketua Senat, Ketua STIKes, PUKET I Bidang Akademik, PUKET II bidang SDM, Administrasi umum dan Keuangan, PUKET III Bidang Kemahasiswaan serta para Kaprodi tanpa mengurangi kehidmatan kegiatan sakral ini. 

Lulusan yang dihasilkan oleh STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong telah mencetak mahasiswa berprestasi dengan nilai suma cumlaude (4,00) yang diraih oleh Wisudawan Program Studi Profesi Bidan dan Program Studi Profesi Ners, dan tidak kalah pula Nilai tertinggi Wisudawan Program Studi D-IV Kebidanan yaitu 3,98; Program Studi D III Keperawatan yaitu 3,73; Program Studi D III Kebidanan yaitu 3,64 serta Program Studi Sarjana Keperawatan yaitu 3,63 seperti yang disampikan oleh PUKET III Bidang Akademik Ibu Titik Suhartini., S.Kep Ns., M.Kep Ketika pembacaan Surat Keputusan Kelulusan dan Mahasiswa Berprestasi. Harapannya dengan semakin baiknya prestasi para lulusan secara kuantitas, akan diiringi dengan meningkatnya kompetensi lulusan secara kualitas. Lulusan STIKES Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan ini juga diharapkan akan berguna bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti yang disampaikan Ketua Yayasan Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong (KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah., SH., MM).

Mahasiswa yang di wisuda dan dilantik pada hari ini berasal dari berbagai wilayah se-karisidenan besuki (Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang) dan sebagian lainnya berasal dari luar daerah meliputi Surabaya, Malang, Ponorogo, Magetan, dan Luar Jawa yaitu Bali, Kalimantan Barat, Lombok dan Padang.

Lulusan kali ini merupakan tantangan besar bagi para lulusan di era new normal Pandemi Covid 19 saat ini, khususnya bagi fresh graduate karena kondisi perekonomian Bangsa Indonesia di Era Pandemi saat ini sedang mengalami krisis. Demikian juga bagi para lulusan yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, dibutuhkan effort yang cukup besar baik dari segi finansial, fisik dan psikis.

Akan tetapi, hal ini berbeda dengan lulusan program alih jenjang. Para lulusan dituntut kembali bekerja di tempat kerja masing-masing, baik di Praktik Mandiri Bidan (PMB), Praktik Mandiri Perawat, Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit dengan berbagai tantangan baru dalam dunia kerja. Bertambahnya gelar juga harus diiringi dengan semakin meningkatnya kualitas pelayanan lulusan di tempat kerja.

 

Penulis: Dr. Widia Shofa Ilmiah., SST., M.Kes 

(Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Wisuda dan Pelantikan)

© 2020 STIKes Hafshawaty Follow STIKes Hafshawaty : Facebook Twitter Youtube